7 Fakta Menarik dalam Sejarah Pemilu AS – Debat terbaru antara dua kandidat presiden, Donald Trump dan Joe Biden, tersebut telah terjadi, dan pemilih Amerika memiliki sedikit waktu untuk segera menentukan pilihan kandidat terbaik untuk negara mereka.

7 Fakta Menarik dalam Sejarah Pemilu AS

Sumber : liputan6.com

backpagelowell – Selama kampanye menjelang pemilihan umum mendatang, banyak hal menarik dan dramatis terjadi. Namun yang jelas, insiden semacam itu kerap terjadi dalam sejarah pemilu Amerika.

Dikutip dari liputan6.com berikut Fakta menarik dalam sejarah pemilu AS:

1. Adu Mulut Kerap Terjadi

Sumber : liputan6.com

Jika menurut Anda pemilu 2016 atau tahun ini akan menjadi pemilu yang paling dramatis dan kacau.

Namun perlu Anda ketahui bahwa pada pemilu tahun 1800-an, antara Thomas Jefferson dan John Adams, salah satu kandidat menggunakan berbagai istilah kasar terhadap para pesaingnya, seperti “He is a mean idiot”, “a bastard”, “a bad hermaphrodite.

Itu tidak memiliki kekuatan dan kepercayaan diri pria, dan karakter wanita yang lembut dan sensitif. ”

Ungkapan seperti itu jelas bukan yang pertama kali tahun ini, ungkapan yang lebih serius sudah muncul.

Baca juga : Fakta-fakta Tanggul Kali Bekasi di Pondok Gede Permai Rebah

2. Bandingkan Bentuk Kepala Dari Kandidat Capres

Sumber : kabar24.bisnis.com

Dalam pemilu modern, pemilih pasti akan membandingkan kandidat presiden berdasarkan kebijakan, visi, misi, dan cara mereka menangani masalah besar.

Namun tahukah Anda bahwa dalam pemilihan yang melibatkan calon James G. Blaine dan Grover Cleveland tahun 1884, faktor perbandingan calon juga berdasarkan analisis tulang mereka atau disebut juga frenologi (pseudosains, tujuan mempelajari hubungan ini) antara seorang karakter seseorang dan tengkorak manusia).

3. Baju Anjing Jadi Bagian dari Kampanye

Sumber : ekor9.com

Ketika seseorang berkampanye, poster, brosur, brosur dan stiker adalah format standarnya.

Namun, dalam sejarah Amerika Serikat, bentuk promosi yang unik juga telah digunakan. Misalnya, sebagai bagian dari gerakan Barack Obama, pakaian untuk anjing juga diproduksi.

Atau pada 1920, seorang calon produksi hiasan kerudung muncul dalam kampanye pemilihan umum.

Tak hanya itu, Richard Nixon juga membuat rokok dengan rasa permen karet sebagai bagian dari kampanyenya, meski merokok tidak lagi diperbolehkan dalam kampanyenya.

4. Produksi Ramalan Zodiak

Sumber : popmama.com

Dalam pemilihan tahun 1860, Broughton Monthly membuat halaman kertas dengan gambar calon presiden dan grafik astrologi.

Ini termasuk komentar tentang potensi kesuksesan kandidat berdasarkan zodiak kandidat.

5. Mantan Napi Jadi Calon Presiden

Sumber : liputan6.com

Pernahkah Anda mendengar cerita tentang calon presiden yang pernah mendekam di penjara?

Eugene V. Debs adalah tokoh sosialis yang mencalonkan diri sebagai presiden.

Dalam Perang Dunia I, Debs menentang perang terbuka. Dia dipenjara pada tahun 1918 karena keberaniannya melawan pemerintah.

Dua tahun kemudian, Debbs menjadi calon presiden untuk yang kelima kalinya dan terakhir kalinya. Bahkan jika dia kalah, dia memenangkan 900.000 suara.

6. Wanita Tak Dapat Hak Suara yang Adil

Sumber : share.america.gov

Pada abad ke-19 dan awal abad ke-20, hak suara perempuan dibatasi.

Namun, pihak berwenang khawatir perempuan akan angkat bicara tentang ketidakadilan ini.

Oleh karena itu, pemerintah membuat kotak suara untuk memisahkan laki-laki dan perempuan. Dengan cara ini, jika ditemukan suara yang tidak sah di kotak suara perempuan, surat itu akan mudah dihilangkan.

Baca juga : 5 Fakta Tantangan Sulitnya Pemulihan Ekonomi di Tahun 2021

7. Penampilan di TV Pengaruhi Pemilih

Sumber : liputan6.com

Pada pemilu 1960, kandidat dari Partai Demokrat John F. Kennedy dan kandidat dari Partai Republik Richard Nixon sepakat untuk berdebat empat kali di televisi.

Kennedy tampak santai dan tenang, sedangkan Nixon pucat dan berkeringat.

Bagi yang pernah mendengar debat siaran, pilihan mereka jatuh pada Nixon. Ini karena jawaban dan kata-kata Nixon yang lebih meyakinkan.

Di sisi lain, bagi yang menonton di TV, Kennedy adalah pemenangnya.

Tentunya dalam hal ini, tampil di TV memiliki pengaruh yang besar terhadap suara pemilih.

RSS
Follow by Email